[Valid Atom 1.0] PIKIRANKU: 2015
IKUTI KAMI DI SOSIAL MEDIA

Friday, November 20, 2015

ZONA BAHAYA MISI WALIKOTA

 <Alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='zona bahaya misi walikota'/>
Gaung pertanian organik tampaknya kian hari semakin berkibar dan menggurita saja bahkan disinyalir telah menjadi primadona sebagaimana pernyataan   Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman disela-sela musrembang nasional (Rabu, 3/6/15). 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Saturday, October 31, 2015

DOSIS TEPAT MUTASI JABATAN

<Alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='dosis tepat mutasi jabatan'/>
Beberapa bulan belakangan santer berhembus isu panas mutasi  jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kab. Bolaang Mongondow. Isu ini sebenarnya kalau direnungkan dalam-dalam kurang menarik dibahas karena  masih kalah pamor dengan kasus pemenggalan leher di bilangan kelurahan Mongkonai beberapa bulan silam. 

Mengapa kurang menarik ? 

Mutasi  itu faktanya sudah merupakan rutinitas di kalangan pegawai negeri sipil yang mudah kita jumpai mulai dari tingkatan pemerintah pusat sampai ke level pemerintah daerah.

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Saturday, October 24, 2015

IZIN GAMPANG PENGUSAHA SENANG

<Alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='izin gampang pengusaha senang'/>
Seakan sebagai jawaban atas keluhan pengusaha selama ini pas benar, Presiden Jokowi-JK  akhirnya melansir paket kebijakan ekonomi jilid II bertema  soal perizinan investasi. 

Pasalnya, bukan menjadi rahasia lagi bahwa praktek yang dipertontonkan oleh sejumlah oknum yang terkait perizinan selama ini membuat presiden geram, karena jauh dari kepatutan dan masih dilingkaran jargon “kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah”. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Tuesday, October 13, 2015

HANTU SILPA TUMBANG

<img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='hantu silpa tumbang'/>
Radar Bolmong  Kamis 8 Oktober 2015 merilis pemberitaan nada kegentingan politikus PAN saudara Beggi Ch. Gobel bertajuk “Awas Silpa besar tahun 2015”. Alih-alih pernyataan ini semoga bukan sekedar periuh atau mewakili dari komunitas pengusung ungkapan “kaya intrik miskin karya”, dapat diukur dari alasannya  yang sangat  masuk akal sehat yakni  periode  waktu tahun anggaran 2015 yang sebentar lagi akan berakhir pasca pembahasan APBD perubahan.  Adalah 86 Milyar  belanja langsung yang menjadi biang keladi munculnya rasa khawatir personil komisi II itu, yang di perkirakan tidak akan terpakai semua  sampai ditutupnya tahun anggaran 2015 ini di 31 Desember nanti.

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Thursday, October 08, 2015

MENGUJI HASIL KERJA WALIKOTA

<Alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='menguji hasil kerja walikota'/>
Tepat 22 September 2015 lalu, pemerintahan yang di pimpin Ir Tatong Bara dan Drs Djainudin Damopolii genap berusia 2 tahun yang dirayakan salah satunya lewat zikir bersama  dan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong di bilangan kelurahan Molinow.  

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Wednesday, September 30, 2015

PRESIDEN JOKOWI TIDAK MALU

<img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='presiden jokowi  tidak malu'/>
Tepat Juli 2015, 9 bulan sudah masa pemerintahan Presiden Jokowi-JK berlangsung sejak dilantik pada periode Oktober 2014 lalu. Presiden yang dipilih oleh 70.997.833 penduduk Indonesia ini, dikenal publik sebagai sosok yang familiar dengan siapa saja terutama para kuli tinta. Murah senyum dan sesekali bercanda merupakan ciri khas Pressiden Joko Widodo saat menjawab berbagai pertanyaan awak media ketika diwawancarai. Sungguh sangat jauh dari kesan  pejabat negara, yang biasanya pelit senyum dibalik sorotan matanya yang tajam.

Kendati cukup familiar dan sangat bersahabat, dalam 9 bulan pemerintahannya Presiden Joko Widodo kerap menuai kritikan pedas bak air mengalir, baik itu datang dari masyarakat biasa, praktisi, para pakar, peneliti sampai tingkat akademisi perguruan tinggi. 


Bukan tanpa alasan hal itu terjadi, musababnya Presiden Joko Widodo dituding menyengsarakan masyarakat lewat kebijakannya yang kontroversi semisal menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat harga minyak dunia turun pada Maret 2015 lalu.

Belum lagi insiden salah ucap saat di Blitar, kontroversi beberapa peraturan presiden yang dicabut keberlakuanya, pembentukan Pansel KPK yang  kaum perempuan, perlambatan pertumbuhan ekonomi  dan masih banyak lagi, semuanya menjadi bahan tudingan dan kritikan ke Presiden Jokowi dalam pemerintahannya selama ini.

Sebenarnya, jauh sebelum didaulat menjadi Presiden Indonesia ketujuh, berbagai kontroversi pun telah terjadi dan menghiasi perjalanan karir Jokowi sebagai politisi PDIP. 


Siapapun tak mengira, mantan Walikota Solo ini berhasil menduduki kursi nomor satu di DKI Jakarta yang notabene bukan kampung halamannya. Begitupun saat mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia, bermodal 2 partai pengusung namun berhasil mengalahkan  pesaingnya yang didukung 11 partai besar.

Terlepas dari masalah kontroversi itu, Lembaga Survei Indonesia (LSI)  di situs resminya melansir data bahwa di awal masa pemerintahan Oktober 2014 lalu tingkat kepercayaan publik pada Jokowi-JK sangat tinggi yakni 74.5 persen. Namun pada periode Januari 2015, tingkat kepuasan publik itu turun hanya sebesar 61,6 persen. Survei terakhir Litbang Kompas periode 25 Juni hingga 7 Juli 2015 menunjukkan adanya trend kenaikan kepuasan masyarakat kepada kinerja pemerintahan Jokowi-JK 61,7%.
 
Trend perlambatan pertumbuhan ekonomi pada angka 4.71 persen yang dirilis Badan Pusat Statistik April lalu, insiden Tolikara, insiden salah ucap di Blitar, bongkar pasang peraturan, kenaikan harga BBM ternyata tidak mempengaruhi persepsi publik di kuartal kedua ini. 

 Publik menilai kinerja presiden Jokowi cukup memuaskan karena dianggap mampu bertindak cepat dalam menangani berbagai persoalan yang timbul, kendati dibalik itu semua  berhamburan kritikan pedas bak petasan di malam tahun baru.

Kritik itu datang tak hanya di dalam negeri, di luar negeri pun saat menghadiri pertemuan kritik itu juga bermunculan namun dalam ungkapan kalimat pertanyaan seperti  ketika ditanya presiden Vietnam “kapan membeli beras” pada Presiden Jokowi.  Sebenarnya pertanyaan ini merupakan sebuah kalimat pernyataan yang keras dan spesifik, produksi beras Indonesia masih kurang.

Sontak, Presiden Jokowi merasa malu ditanya dengan pertanyaan itu, sadar dengan kekurangan yang ada di dalam negeri. Target swasembada pangan Indonesia 2017 pun dipasang dan dikampanyekan setiap saat. 


Alhasil, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun meradang, harus ekstra berpikir keras menembus batas-batas kemampuan manusia normal, merancang berbagai program unggulan pemerintah guna menggapai target swasembada pangan yang ditetapkan presiden.

Apa yang ditanyakan Presiden Vietnam ke Presiden Jokowi itu hanya sebuah perkara biasa dalam hubungan bilateral 2 negara, namun ternyata sudah cukup membuat Presiden ketujuh Indonesia mati kutu. 


Bagaimana seandainya pada kesempatan berbeda muncul pertanyaan serupa dari kepala-kepala negara lain maka untuk kedua, ketiga dan seterusnya Presiden Jokowi akan merasa malu. Mengantisipasi itu terjadi, lewat kesempatan ini saya merasa perlu mengutarakan kepada presiden Jokowi berbagai kemungkinan pertanyaan  yang muncul.

Pertama, bagaimana keadaan rakyatmu ?, maka pastikan pak Presiden terus blusukan ke daerah-daerah untuk melihat langsung kehidupan masyarakat Indonesia. Kedua, kenapa mantan kepala daerah yang korupsi masih diijinkan ikut Pemilukada ?, maka perlu ada kebijakan dari pemerintah, setelah menjalani hukuman penjara seorang koruptor perlu diasingkan juga untuk periode waktu tertentu. 

Ketiga, kenapa kebijakan pemerintah yang dikeluarkan suka ditentang rakyat ?,  maka   teruslah lakukan dialog sesering mungkin dengan rakyat agar rakyat dapat memahami setiap kebijakan yang dan akan dikeluarkan. Keempat, kenapa pembangunan di Indonesia  terlihat cenderung ke kawasan barat ?, maka Presiden Jokowi harus membuat pembangunan di Indonesia antara kawasan barat dan kawasan timur Indonesia itu berimbang. Kelima,  kapan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa diatas 6 persen ?, maka Presiden perlu melakukan dialog terbuka dengan para pakar ekonomi untuk mencari solusi dan ide-ide baru guna merumuskan sebuah kebijakan.  Keenam,   kapan kepala daerah bisa fokus ke tugasnya kalau masih suka berpolitik ?, maka buat instruksi Presiden agar Gubernur, Bupati/Walikota tidak memegang jabatan dipartainya seperti yang Presiden telah lakukan.

Ketujuh, kapan penegakan hukum di Indonesia berjalan maksimal ?, maka Presiden harus memastikan penegakan hukum di lembaga penegak hukum berjalan tanpa cacat, evaluasi terus kinerja Kapolri dan Mahkamah Agung secara ketat. Kedelapan, kapan  Indonesia mengekspor produk pangan yang aman dikonsumsi ?, maka Presiden harus meningkatkan subsidi pertanian khususnya pupuk organik agar bisa swasembada pangan sekaligus mampu mengekspor komoditi pangan yang sehat dan aman. Kesembilan, kapan listrik di Indonesia tidak akan pernah padam lagi, kami mau berinvestasi.  Presiden perlu membangun pembangkit listrik lebih banyak lagi agar investor mau berinvestasi. 

Kesembilan, pertanyaan sekaligus rencana aksi presiden yang telah diutarakan itu merupakan pertanyaan-pertanyaan sederhana yang bisa terlontar kapan dan dimana saja ketika Presiden berdialog. Rakyat berharap, Presiden Jokowi tidak malu lagi saat ditanya seputar Indonesia. Jangan sampai terjadi rakyat Indonesia merasa malu telah memilih Presiden Jokowi  yang tidak mengenal bangsanya sendiri.
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Tuesday, September 22, 2015

HALUSINASI SATU DESA SATU PRODUK

ONE PRODUCT ONE VILLAGE
Tagline iklan salah satu perusahaan elektronik, “Cintailah produk-produk Indonesia” bukanlah sesuatu yang asing kita dengar. Hampir di setiap jeda komersil salah satu statisun TV terkemuka di Indonesia menayangkan kata-kata tersebut dengan dialek tak fasih. Mungkin ini menjadi salah satu sumber ide Walikota Kotamobagu mengusung konsep one product one village (satu desa satu produk) tanpa tedeng aling-aling sebagaimana di lansir oleh beberapa media cetak. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Friday, September 04, 2015

GELEMBUNG KEBIJAKAN WALIKOTA

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='gelembung kebijakan walikota'/>
Selasa, 4 Agustus Walikota Kotamobagu mengadakan pertemuan  dengan  para petinggi PT. Telkomsel area Manado. Menu santapan dalam pertemuan hari itu,  bertajuk utama   keinginan Walikota menjadikan Kotamobagu smart city (kota cerdas). 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Sunday, August 30, 2015

WALIKOTA MERASA MALU

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='walikota merasa malu'/>
Di awal  terpilihnya Ir. Tatong Bara dan Drs. Djainudin Damopolii untuk memimpin  Kotamobagu 5 tahun ke depan, mereka disambut dengan euphoria gegap gempita. Optimisme kecut  di masa walikota sebelumnya yang hampir meredup, secara alami menyeruak lagi ke permukaan.  Harapan baru pun terbentang di depan mata sejalan dilantiknya    Ir Tatong Bara dan Drs Djainudin Damopolii September 2013 lalu.

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Thursday, August 27, 2015

KRITIK PEDAS MEDIA MASSA

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='kritik pedas media massa'/>
Pasca pendaftaran para kontestan yang akan berlaga di perhelatan akbar pemilukada serentak 9 Desember nanti, sejumlah media massa lokal baik itu media cetak maupun media berbasis digital pun ketiban rejeki orderan banner yang bisa dikatakan lumayan.  

Kian dekatnya pelaksanaan pemilukada ini,  membuat para kontestan dan barisan tim suksesnya asyik masyuk meracik, meramu takaran skenario pemenangan bagi jagoan yang diusungnya


Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Saturday, August 22, 2015

ALASAN KEGADUHAN, IRASONAL

ALASAN KEGADUHAN, IRASIONALRabu 12/8 Presiden Jokowi pun akhirnya melakukan penggantian dan penggeseran empat menteri kabinet kerja dan setingkat menteri. Setelah hampir setahun desakan untuk melakukan reshuffle kabinet kerja yang dipimpinnya terus diwacanakan, akhirnya siang itu harapan publik terjawab sudah lewat prosesi pelantikan Presiden Jokowi.

 Rizal Ramly adalah salah satu sosok yang dilantik Presiden Jokowi menempati Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya  yang membawahi atas 6 kementerian.

Menariknya, baru sehari dilantik  mantan aktivitis itu yang didaulat menjadi Menko Maritim  mulai mengkritik, kali pertama Menteri BUMN Rini Suwarno menjadi sasaran  kritikannya  soal rencana pembelian 30 buah pesawat  Airbus A350. 

Tak seminggu kemudian giliran Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diajak duel terbuka, berdiskusi  dan soal menyoal di depan umum “Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya, Kita diskusi di depan umum,”.
Sekilas kegaduhan di jajaran kementerian kabinet kerja Jokowi-JK lewat adegan  tantang menantang itu  adalah barang aneh, lucu, diluar batas kewajaran dan sulit diterima akal sehat bagi penganut aliran status quo. 

Tidak pernah sekalipun dalam sejarah pemerintahan Republik Indonesia ada seorang menteri yang terang-terangan mengajak pimpinannya sendiri Wapres, untuk sahut-sahutan  di depan publik. 

Jusuf kalla pun mangkir dan berkilah tidak etis untuk melayani ajakan diskusi terbuka itu. Wakil Presiden Jusuf Kalla mungkin salah satu tipikal pejabat negara yang alergi  cerita super hero Robyn Hood, merampok harta orang kaya untuk  diberikan ke yang miskin. 

Tujuannya sangat bagus dan mulia namun caranya dianggap menelikung pimpinan, sehingga dinilai tidak etis, ngawur, kotor dan mungkin menjijikkan.    

 Drama penggantian dan penggeseran menteri dan setingkat menteri yang seyogyanya untuk tujuan mengatasi  kepungan masalah ekonomi Indonesia  dua kuartal terakhir, tampaknya  berada diambang titik kritis.   

Pasca sahut sahutan itu, dikhawatirkan  kepercayaan publik pada pemerintah Jokowi-JK makin menipis, sehingga investor akan enggan berinvestasi, hengkang ke luar negeri dengan membawa serta sumber daya kapitalnya.  

Memang hasil survey Lembaga Survei Indonesia yang dilansir di situs resminya menunjukkan tingkat kepercayaan public pada Jokowi-JK periode Januari 2015 turun 61,6 persen dibanding periode awal pelantikan Oktober 2014 yang mencapai 74.5 persen.    

Tergerusnya kepercayaan publik itu  pada pemerintah di kuartal I  itu  dituding sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya  perlambatan ekonomi Indonesia saat ini. 
Kendati telah ada revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 oleh Bank Indonesia ke asumsi moderat dari angka 5,4 - 5,7 persen ke level 5 - 5,4 persen dengan hitung-hitungan yang lebih   rasional, melihat fakta-fakta penyerapan anggaran pemerintah yang masih jongkok, fenomena impor yang terbilang masih tinggi. 

Namun  hingga berakhirnya kuartal ke II wajah perekonomian Indonesia tidak kunjung membaik, muram bagai orang baru kecopetan.

Ihwal tekanan nilai kurs rupiah terhadap dollar yang terus bertahan di zona merah  sebenarnya dipicu dua isu besar dua negara raksasa ekonomi dunia yakni  wacana  Bank Sentral Amerika  (The Fed) yang berniat akan meningkatkan suku bunga acuan bank (Fed Rate) di Desember nanti serta adanya kebijakan pemerintah China menurunkan nilai mata uang yuan (devaluasi) guna  meningkatkan ekspor dan cadangan devisa negaranya.

Dengan wacana The Fed menaikkan suku bunga acuan bank yang lebih tinggi itu serta mengingat kedigdayaan perekonomian Amerika menguasai  30 persen PDB dunia maka investor asing   yang ada dalam bursa pasar modal Indonesia akan keluar mengejar imbal hasil menggiurkan yang ditawarkan oleh Bank Sentral Amerika. 

Tak berbeda dengan devaluasi mata uang Yuan China, kebijakan moneter negara terkuat kedua ekonominya di dunia ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kinerja ekspor negaranya yang lagi lesu. BPS mencatat  sampai periode Juni 2015 nilai impor Indonesia dari negara China naik 11.63 persen dari Mei sebelumnya. 

Langkah pemerintah ini  telah memukul kinerja eksport dalam negeri, geliat dan syahwat berinvestasi dalam negeri pun menurun dan itu turut diperparah dengan rontoknya harga pasar komoditi dunia.     

Menilik pada dua pokok perkara sebab pelemahan rupiah itu yang berimbas pada perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, maka jelaslah faktor kegaduhan bukan penyebab kurang kinclongnya perekonomian Indonesia saat ini.   

Kalau kegaduhan itu  dimaknai huru-hara seperti sejarah kelam tahun 1998 maka tak terelakkan sudah pasti membuat ekonomi Indonesia bakal menukik tajam layaknya pesawat Trigana Air di pegunungan Bintang Papua, hancur berkeping.  

Namun lain soal, kalau kegaduhan itu hanya sebuah adu mulut dalam diskusi yang sebetulnya lebih mirip ke cakar-cakaran anak TK memperebutkan mainan,  irasional dan sangat mengada-ada  konstruksi logika  kegaduhan menyebabkan perlambatan ekonomi Indonesia saat ini.  

Saya berkeyakinan  jika diskusi itu terjadi, investor akan beramai-ramai menghadiri acara yang terbilang spetakuler itu, mendengar secara seksama semua  bual-bual, ide-ide yang beterbangan dalam ruang diskusi itu.  
     
    Sebenarnya ajakan berdiskusi terbuka  yang dilontarkan Rizal Ramly  ke Wakil Presiden Jusuf Kalla, hal yang biasa-biasa saja.  Berdiskusi depan khalayak ramai dengan model panelis bertema konsep-konsep  kemaslahatan rakyat Indonesia justru sangat indah dan baik dilakukan. 

      Apalagi jika konsep yang dibicarakan menjadi ranah kebijakan publik, maka sungguh tepat dibicarakan di depan publik. Bukankah berpikir banyak kepala akan lebih baik hasilnya ketimbang berpikir dengan segelintir kepala. 
Menjadi luar biasa dan menjadi fenomena menakjubkan ajakan  diskusi itu tersebab belum pernah dilakukan sejauh 70 tahun republik ini berdiri. Kalaupun diskusi itu nantinya terjadi, giliran  publik akan menghakimi  pemerintahan Jokowi-JK dengan berbagai atribut negatif,  tidak kompak, tidak solid lagi. Memang pilihan  dilemat

Kendati kegaduhan-kegaduhan itu selalu menghiasi wajah pemerintahan presiden Jokowi   di berbagai event dan lembaga negara namun  sejauh ini sentiment negatif dalam bursa pasar modal tidak  agresif.     

Fakta sesungguhnya kelesuan ekonomi globallah sebagai faktor utama masih melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini, karena itulah konsekuensi yang harus dipikul  system ekonomi terbuka  dengan kecenderungan impor yang tinggi.   

   Kalau begitu untuk apa Presiden Jokowi repot-repot harus melarang kritik Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramly diumbar ke ruang publik,  anggap saja sebagai forum rapat  akbar pemerintah dan rakyat Indonesia agar  ini menjadi momentum titik balik popularitas Presiden Jokowi yang saat ini lagi kurang meredup.   

    Akhirnya, patut disadari ditengah balutan persoalan ekonomi yang tak habis-habisnya seyogyanya para pejabat negara/daerah perlu lebih banyak lagi melakukan diskusi di ruang publik,  Ketimbang harus berpikir mencari solusi dengan jalan pikiran sendiri yang belum tentu benar.  Karena rakyat jualah yang akan merasakan akibat dari suatu keputusan yang keliru sekalipun itu ditempuh melalui tahapan yang formal dan diklaim paling benar.      
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Friday, August 14, 2015

MENGGUGAT GANTI RUGI TANAH

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='menggugat ganti rugi tanah'/>
Grasak-grusuk  perseteruan ganti rugi tanah di wilayah ruas jalan Kotobangon – Moyag tampaknya belum mereda. Musababnya, dipicu dari pekerjaan  pelebaran ruas jalan Sutoyo – Sugiyono dengan bentangan yang terbilang fantastik 21  meter, ini mengakibatkan sebagian  besar tanah pekarangan penduduk menjadi hilang, termasuk pula  pagar tembok, tempat usaha bahkan rumah tinggal mereka sekalipun. Ruas jalan Sutoyo – Sugiyono  merupakan jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kota Kotamobagu – Kab. Bolaang Mongondow Timur maka dipastikan berstatus jalan nasional. Ini berarti  pekerjaan pelebaran jalan dimaksud sepenuhnya di bawah kewenangan Balai Besar Pekerjaan Jalan Nasional Wilayah X1 Manado.

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Monday, August 10, 2015

KORUPSI ITU HALAL

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='korupsi itu halal'/>
"Mari kita selamatkan uang rakyat untuk kembali ke rakyat", begitu sepenggal kalimat yang terlontar saat Presiden Jokowi  membuka Musrembang RPJMN 2015 (Selasa,26/5/2015) di Kementerian PPN/Bappenas.    Itikad baik Presiden Jokowi  itu patut diapresiasi sebagai sebuah langkah positif yang tak bisa dianggap main-main  dalam melawan korupsi.

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Monday, August 03, 2015

KASIH UANG HABIS PERKARA

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='kasih uang habis perkara'/>
Bertransaksi menggunakan Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)  tak disyak telah menjadi pilihan sebagian besar masyarakat Indonesia. Hampir semua jenis transaksi nasabah dapat dilayani dalam kartu kecil seukuran kartu tanda penduduk ini.  Mulai dari urusan makan-makan, berbelanja, jalan-jalan. membayar tagihan  dan sebagainya. 

Apalagi jika  ditopang dengan saldonya yang terbilang  gendut, di jamin urusan apa saja bakal terselesaikan seketika.  Tapi bagaimana jika kita sendiri  menjadi ATM saat dililit masalah hukum, tentu siapapun tak menginginkan itu terjadi.


Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Wednesday, July 15, 2015

3 CARA AMPUH MENGHINDARI KANKER (KANTONG KERING)

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='3 cara ampuh mengatasi kantong kering'/>Sore itu sambil menunggu waktu berbuka puasa, iseng-iseng saya berjalan ke pasar senggol yaitu sebuah pasar dadakan yang di gelar setiap tahunnya oleh pemerintah daerah setempat saat menjelang lebaran. 

Saling himpit, berdesak-desakan puluhan atau ratusan pengunjung untuk berbelanja begitulah sekilas apa yang saya saksikan di sana saat saya tiba. Iniah moment yang sangat di tunggu para pedagang  karena akan ada rejeki nomplok menanti begitu guman di hati kecil saya. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Saturday, July 11, 2015

BNI DAN 3 KOMENTAR BENGKOK DANA CSR


  
<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='BNI dan 3 komentar bengkok dana CSR'/>
Pada hakekatnya keberhasilan pembangunan di Indonesia selain dari adanya campur tangan  pemerintah, juga di tentukan dari adanya peran sektor swasta dan masyarakat. Salah satu bentuk peran sektor swasta tersebut adalah dalam bentuk penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau dapat di artikan dana tanggung jawab sosial perusahaan.  Siapapun pemilik perusahaan itu, entah dari kalangan  rakyat biasa, bangsawan, menteri, politikus atau bahkan keluarga presiden sekalipun  tidak akan bisa mengelak dari kewajiban penyaluran dana CSR ini. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Wednesday, June 24, 2015

IJAZAH ATAU PEMBUNGKUS KACANG INI


<img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='ijazah atau pembungkus kacang'/>

Pasca inspeksi mendadak yang di lakukan  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir  ke Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga  Kota Bekasi, Jawa Barat, hari  Kamis (21/5), berbuntut di keluarkannya Surat Edaran Menpan-RB No 03 tahun 2015 tentang Penanganan Ijazah Palsu ASN/TNI/POLRI  Di Lingkungan  Instansi Pemerintah. 
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Tuesday, June 23, 2015

BENARKAH PRESIDEN JOKOWI BUTUH JURU BICARA


<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='presiden jokowi butuh jru bicara'/>Insiden  salah ucap Presiden  Jokowi yang kedua kalinya dalam Peringatan Hari Lahirnya  Pancasila 1 juni 2015 di Kabupaten Blitar menyangkut tempat kelahiran Presiden Pertama RI Soekarno yang di ucapkan setidaknya dua kali  di sebutkan  Blitar merupakan tempat kelahiran Presiden Soekarno maka pelak tak terhindarkan sejumlah komentar miring pun berhamburan di khalayak ramai, baik itu lewat   media social, twiter, face book, instagram atau bahkan dalam berbagai acara talk show yang di rilis sejumlah stasiun televisi terkemuka.
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Friday, April 03, 2015

SElINGKUH ANGGARAN

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='selingkuh anggaran'/>
Mengutip pernyataan mantan presiden Amerika Serikat George W Bush bahwa   mati hidupnya sebuah organisasi banyak di tentukan oleh faktor keuangan. Pernyataan ini menyiratkan arti pentingnya aspek financial dalam membangun sebuah organisasi yang kuat, dan begitu halnya bagi pemerintah daerah sebagai sebuah organisasi yang besar menempatkan posisi keuangan daerah sebagai tulang punggung dalam membangun tatanan pemerintahan yang kuat.  
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

LELANG JABATAN SOLUSI 1/2 HATI


<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='lelang jabatan solusi 1/2 hati'/>
Teringat saat diskusi 3 tahun silam (2011) dengan teman-teman sekantor menyangkut pola penempatan pejabat di lingkungan pemerintahan daerah yang kerap di pertontonkan dan di pratekkan secara lumrah selama ini  adalah suatu fenomena yang  menarik untuk di bahas sampai berbuih-buih, mengapa fenomena ini terus terjadi di setiap masa pemerintahan. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Sunday, February 08, 2015

IKAN MAS KOI MATI MENDADAK

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='ikan mas koi mati mendadak'/>
Posting kali ini berangkat dari pengalaman saya pribadi beberapa minggu sebelumnya. Awalnya saya memiliki 50 ekor mas koi peliharaan yang sudah dewasa. Layaknya seperti bayi, ikan mas koi ini saya perlakukan juga seperti bayi, maklum keindahan warna kulitnya membuat saya senang. Terbersit ide untuk menambah jumlah ikan mas koi ini, dan akhirnya hari itu juga saya membeli 30 ekor ikan mas koi ukuran kecil-kecil. 

Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Monday, January 05, 2015

TOKO ONLINE TERPERCAYA

<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='toko online terpercaya'/>Satu lagi toko online terpercaya yang layak di kunjungi bagi yang hoby berbelanja secara online https://www.my-toko.pinkemma.com/. Bagi setiap orang tentu menginginkan harga yang murah dengan kualitas produk yang tinggi, web ini adalah SOLUSINYA dan yang terpenting adalah bukan web tipu-tipu yang hanya menginginkan uang kita.

Aneka ragam produk yang di tawarkan mulai dari SEPATU berbagai merk terkenal, BAJU dengan ragam style yang terbilang modis dan minimalis termasuk bagi pengguna HIJAB, tak lupa pula di sediakan juga ASSESORIS mulai dari bagian rambut,telinga, leher sampai tangan. 

Ladies Bag (tas wanita) pun di jual melalui web ini sehingga sebenarnya dalam pengamatan saya, web ini terbilang SEMPURNA (kata Damien he -he)   Untuk urusan harga terbilang super murah mulai Rp. 50.000 s.d Rp. 200.000 kalo  tidak percaya silahkan kunjungi langsung webnya https://www.my-toko.pinkemma.com/

Berikut beberapa contoh produk yang di jual pada web tersebut
<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='jam'/>
<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='anting-anting'/>
<alt img src='gambar.jpg' width='100' height='100' alt='baju'/>










Baca juga
Kumpulan Modus Penipuan Online Terpopuler


Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...