[Valid Atom 1.0] PIKIRANKU: September 2011
IKUTI KAMI DI SOSIAL MEDIA

Wednesday, September 14, 2011

PUPUK BAKTERI

BAHAN:
  • Tepung jagung
  • 1 liter bakteri fermentasi dan 1 liter bakteri  pengurai dicampur 10-20 liter air
  • Gula merah secukupnya
  • Serbuk kayu halus
  • Ember

CARA PEMBUATAN:
  • Bakteri fermentasi disiram/disemprot secara berlapis/bertumpuk pada tepung jagung ulangi setiap 2 hari
  • Iris gula merah dan campurkan secara merata  
  • Tutup rapat, jangan sampai terkena sinar matahari atau hujan
  • Pupuk diaduk setiap 2 hari sekali
  • Setelah 3 minggu pupuk jadi dengan tanda-tanda gembur dan tidak panas
  • Pindahkan pupuk yang telah jadi tsb ke media serbuk kayu ( 1 Kg  di campur pada 500 kg serbuk kayu)
  • Bakteri  pengurai disiram/disemprot pada media serbuk kayu
  • Setelah 3 minggu pupuk jadi dengan tanda-tanda berwarna hitam
Untuk mendapatkan bakteri fermentasi dan bakteri pengurai dapat menghubungi kami. Bakteri yang kami kembangkan terdiri atas 17 straint yakni :
  1.  Azotobacter Sp
  2.  Azospirillum Sp
  3.   Lactobacillus Sp
  4.  Aspergillus Sp
  5.  Tricoderma Sp
  6. Penicillium Sp
  7. Bacillus megatherium
  8.  Pseudomonas Sp
  9. Lactobacillus Sp
  10. Azotobacter Sp
  11. Azospirillum Sp
  12. Lignolitik
  13. Selulolitik
  14. Proteolitik
  15. Lipolitik
  16. Aminolitik
  17. Mikroba fixasi nitrogen non simbiotik
  18.  
    Baca juga 
    cara membuat pupuk TSP kulit pisang dan pupuk KCL sabut kelapa 
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Digg

Thursday, September 08, 2011

PROFILE LEMBAGA



LEMBAGA PENGKAJIAN PENGEMBANGAN
PERTANIAN ORGANIK TERPADU
(LPP-P0T)
Jln Adampe Dolot No. 149 Kel. Mogolaing Kec. Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu


 A. PENDIRIAN


             Lembaga Pengkajian Pengembangan Pertanian Organik Terpadu (LPP-POT) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berdiri 2 tahun yang lalu sebagaimana tertuang dalam akta pendirian nomor 08 tertanggal 09 Juli 2009 (terlampir). Fokus utama kegiatan lembaga ini adalah mendorong pengembangan pertanian berbasis organic yang ramah lingkungan di wilayah pemerintahan Kota Kotamobagu. Keadaan ini di dasari oleh adanya fakta 70 % penduduk Kota Kotamobagu masih menggantungkan hidupnya di sector pertanian dan juga munculnya permasalahan menyangkut sampah pasar  yang belum di kelolah secara maksimal, sehingga untuk itu sebagai solusi menjawab permasalahan sebagaimana telah diuraikan sebelumnya adalah melalui pengembangan pertanian berbasis organic.
            Untuk maksud tersebut maka eksistensi LPP-POT dalam garis besarnya menempatkan diri sebagai mitra kerja pemerintah yang membantu memberi pelatihan kepada para petani dimana mereka akan di ajarkan cara-cara bertani secara organic, cara membuat pupuk yang kian hari kian mahal dan langka dengan dukungan tenaga-tenaga ahli yang professional dan berpengalaman dalam bidang pertanian organic. Perubahan budaya bertani yang sebelumnya berkesan tradisional menjadi pertanian organic pada giliran nantinya menciptakan branding bagi Kota Kotamobagu  sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional yang berbasis pada sector pertanian organic.
B. VISI
“Mewujudkan tatanan masyarakat petani yang sehat dan sejahtera serta berwawasan lingkungan berdasar prinsip-prinsip kewirausahaan”
C. MISI
  1. Mempercepat transformasi system dan metode kerja pengelolaan pertanian organic di wilayah Bolaang Mongondow pada umumnya dan Kota Kotamobagu pada khususnya. 
  2. Melalukan pelatihan-pelatihan intensif kepada masyarakat petani dan kerangka ketahanan dan keamanan pangan.
  3. Mengsinergikan faktor-faktor produksi pendukungan pengembangan pertanian organik
  4. Pengembangan budaya pemakaian pupuk organic di tingkat masyarakat petani
D. PROGRAM KERJA
            Untuk memaksimalkan misi yang di tetapkan semula maka beberapa program kerja unggulan yang sedang dan akan laksanakan seperti :
1.  Pengembangan sentra-sentra pertanian organic sesuai keunggulan komparatif di tiap wilayah melalui sekolah-sekolah lapang dan laboratorium lapangan.
2.      Membangun kawasan agro wisata, agro industry yang bebas kimia sintetis
3.      Membangun pola kerjasama kemitraan dalam pengembangan komoditi pertanian organic

E. KEGIATAN
            Beberapa kegiatan pendukung program kerja yang telah kami laksanakan maupun yang akan akan laksanakan adalah sebagai berikut :
1.      Rancang bangun irigasi pengabutan di areal kawasan holtikultura
2.      Pelatihan pembuatan pupuk organic dan pestisida nabati kepada masyarakat petani melalui SL-PTT
3.      Pembuatan demplot komoditi padi sawah dan jagung  yang berbasis organic
4.      Loka karya prospek pertanian organic dalam kerangka peningkatan PAD Kota Kotamobagu
5.      Pelatihan pembuatan Biogas berbasis limbah
6.   Pembuatan biophori


F. STRUKTUR ORGANISASI
    1. Ketua 
    2. Sekretaris
    3. Bendahara
    4. Bidang Penelitian dan Pengembangan
    5. Bidang Produksi
    6. Bidang Pemasaran
    7. Bidang Promosi dan Investasi 
Share artikel to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Digg
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...